Saat Hamilton resmi menandatangani kontrak dengan Ferrari, publik berharap dia mengulang dampak besar seperti Michael Schumacher. Legenda asal Jerman tersebut sukses mengakhiri penantian panjang Ferrari selama 21 tahun tanpa gelar juara dunia pembalap.
Namun, perjalanan Schumacher juga tidak instan. Dia membutuhkan empat musim sebelum mempersembahkan gelar pertamanya bersama Ferrari. Perbandingan ini membuat musim 2026 disebut sebagai fase penentuan bagi Hamilton, terutama setelah performa 2025 dinilai jauh dari ekspektasi.
Berbicara melalui Casino Hawks, Jock Clear menepis anggapan kegagalan instan terhadap Hamilton.
“Saya mengingatkan orang-orang saat Michael Schumacher datang ke Ferrari, tim membutuhkan lima tahun sebelum memenangkan apa pun,” ujar Clear.
“Proses itu tidak terjadi dalam semalam, dan saya sempat mengatakan ke beberapa orang di pertengahan musim, saya tahu Lewis benar-benar mengalami masa sulit tahun lalu menghadapi beratnya tantangan,” lanjutnya.