Insinyur Ferrari Bongkar Perbedaan Mencolok Schumacher dan Hamilton

Reynaldi Hermawan
Insinyur Ferrari Jock Clear mengungkap perbedaan mendasar Michael Schumacher dan Lewis Hamilton jelang musim krusial Formula 1 2026. (Foto: oversteer)

Saat Hamilton resmi menandatangani kontrak dengan Ferrari, publik berharap dia mengulang dampak besar seperti Michael Schumacher. Legenda asal Jerman tersebut sukses mengakhiri penantian panjang Ferrari selama 21 tahun tanpa gelar juara dunia pembalap.

Namun, perjalanan Schumacher juga tidak instan. Dia membutuhkan empat musim sebelum mempersembahkan gelar pertamanya bersama Ferrari. Perbandingan ini membuat musim 2026 disebut sebagai fase penentuan bagi Hamilton, terutama setelah performa 2025 dinilai jauh dari ekspektasi.

Cara Kerja Schumacher dan Hamilton di Dalam Tim

Berbicara melalui Casino Hawks, Jock Clear menepis anggapan kegagalan instan terhadap Hamilton.

“Saya mengingatkan orang-orang saat Michael Schumacher datang ke Ferrari, tim membutuhkan lima tahun sebelum memenangkan apa pun,” ujar Clear.

“Proses itu tidak terjadi dalam semalam, dan saya sempat mengatakan ke beberapa orang di pertengahan musim, saya tahu Lewis benar-benar mengalami masa sulit tahun lalu menghadapi beratnya tantangan,” lanjutnya.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sean Gelael Bersinar di Mandalika, Antusiasme Fans Meledak Meski Akhir Pahit

57 tahun lalu

Unjuk Teknologi, BYD Siap Tantang Ferrari dan McLaren di Formula 1

57 tahun lalu

Deretan Mobil Mewah yang bakal Dilelang Kejagung, Siapkan Dompet!

57 tahun lalu

Sean Gelael Akhirnya Balapan di Mandalika 2026: Debut GT World Challenge Asia Jadi Momen Bersejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal