“Ini beregu, jadi harus kerja sama juga dengan tim lain,” katanya.
Hendra mengakui masih dalam tahap belajar sebagai pelatih. Dia banyak berdiskusi dengan pelatih senior untuk memahami dinamika tim.
“Ini pertama kali saya jadi pelatih, jadi masih banyak belajar, terutama ke Ko Anton,” ujarnya.
Dalam Piala Thomas 2026, Hendra akan bekerja sama dengan Antonius Budi Ariantho yang merupakan pelatih ganda putra pelatnas.
Meski memiliki anak didik sendiri, Hendra menegaskan perannya tidak terbatas hanya pada satu pasangan. Dia akan membantu seluruh pemain ganda putra yang diturunkan.
“Ke semua pemain ganda. Kita bareng-bareng siapa pun yang main,” katanya.
Terakhir kali Hendra tampil di Piala Thomas adalah pada edisi 2022. Saat itu dia masih berstatus pemain dan berpasangan dengan Mohammad Ahsan.
Kini, dengan peran baru di luar lapangan, Hendra kembali berkontribusi untuk tim Indonesia dengan cara berbeda, membawa pengalaman panjangnya ke dalam strategi dan pembinaan pemain.