Menurut Django, keterlibatan artis dan atlet dalam olahraga biliar memberi dampak besar terhadap perkembangan olahraga ini. Dia menilai partisipasi publik figur mampu memancing minat generasi muda untuk mencoba biliar secara serius.
“Ini sangat bagus untuk Indonesia. Ketika aktor dan atlet basket bermain biliar, itu menginspirasi pemain muda. Mungkin suatu hari nanti akan semakin banyak orang bermain biliar di sini,” katanya.
Django juga membagikan pesan penting untuk atlet muda yang ingin mengikuti jejaknya. Dia menekankan disiplin, latihan konsisten, serta menjaga pendidikan sebagai fondasi utama.
“Kami dulu berlatih seharian penuh saat masih muda. Kuncinya latihan, konsentrasi, tidur cukup, dan jangan lupa sekolah. Itu sangat penting,” tegasnya.
Efren Reyes merasakan kesan serupa. Meski telah tampil di berbagai negara dan turnamen besar dunia, dia mengaku tetap merasakan tekanan setiap kali bertanding.
“Saya bermain di banyak negara di seluruh dunia, tapi tetap saja merasa gugup. Itu selalu ada,” ujar Reyes.
Reyes juga memberi pesan tegas untuk pemain muda Indonesia. Dia meminta mereka menuntaskan pendidikan sebelum fokus penuh mengejar karier profesional di biliar.
“Selesaikan sekolah dulu. Setelah itu baru fokus ke biliar,” pesannya.
Kehadiran Django Bustamante dan Efren Reyes di Jakarta bukan sekadar tontonan hiburan. Momen ini menjadi dorongan besar bagi perkembangan biliar nasional serta membuka ruang inspirasi bagi generasi baru yang ingin menembus level dunia.