Efren Reyes merasakan kesan serupa. Meski telah tampil di berbagai negara dan turnamen besar dunia, dia mengaku tetap merasakan tekanan setiap kali bertanding.
“Saya bermain di banyak negara di seluruh dunia, tapi tetap saja merasa gugup. Itu selalu ada,” ujar Reyes.
Reyes juga memberi pesan tegas untuk pemain muda Indonesia. Dia meminta mereka menuntaskan pendidikan sebelum fokus penuh mengejar karier profesional di biliar.
“Selesaikan sekolah dulu. Setelah itu baru fokus ke biliar,” pesannya.
Kehadiran Django Bustamante dan Efren Reyes di Jakarta bukan sekadar tontonan hiburan. Momen ini menjadi dorongan besar bagi perkembangan biliar nasional serta membuka ruang inspirasi bagi generasi baru yang ingin menembus level dunia.