Alwi Farhan Pakai Ilmu Ketapel untuk Bungkam Hujan Kritik

Reynaldi Hermawan
Alwi Farhan menjuarai Australian Open 2026 sebagai bukti kebangkitan mental setelah kritik tajam di Piala Thomas lewat strategi ilmu ketapel. (Foto: PBSI)

Australia Open pun memiliki makna khusus bagi Alwi. Gelar ini terasa istimewa karena diraih setelah masa sulit, namun dia menegaskan tidak ingin cepat puas dengan pencapaian tersebut.

“Ini perjalanan yang cukup seru karena naik turun. Banyak orang yang tidak percaya, banyak juga yang tetap mengkritik meskipun saya sudah juara. Tapi tidak masalah. Yang paling tahu diri saya adalah saya sendiri, tim pelatih, dan orang-orang terdekat saya. Karena pada akhirnya orang hanya melihat hasil. Padahal persiapan saya sebelum tiga turnamen itu sangat keras,” terang Alwi.

“Apa pun saya jalani, sampai badan dan mental benar-benar diuji. Alhamdulillah semuanya terbayar,” pungkasnya.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alwi Farhan Ungkap Tim Favorit di Piala Dunia 2026, Bawa-Bawa Manchester United

57 tahun lalu

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Bukti Konsistensi Pembinaan Atlet Muda

57 tahun lalu

Pengakuan Jujur Sabar/Reza usai Gagal Juara Australian Open 2026

57 tahun lalu

Daftar Lengkap 12 Wakil Indonesia di BWF World Championships 2026, Alwi Farhan dan Jojo Siap Tempur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal