Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alwi Farhan Ungkap Tim Favorit di Piala Dunia 2026, Bawa-Bawa Manchester United
Advertisement . Scroll to see content

Alwi Farhan Pakai Ilmu Ketapel untuk Bungkam Hujan Kritik

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00:00 WIB
Alwi Farhan Pakai Ilmu Ketapel untuk Bungkam Hujan Kritik
Alwi Farhan menjuarai Australian Open 2026 sebagai bukti kebangkitan mental setelah kritik tajam di Piala Thomas lewat strategi ilmu ketapel. (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

“Tapi itu tidak membuat saya down. Justru itu yang membangun mental saya menjadi lebih kuat,” sambungnya.

Ilmu Ketapel dan Titik Balik Performa

Dari fase terendah tersebut, Alwi memilih bangkit dengan pendekatan mental yang dia sebut ilmu ketapel. Konsep ini dia terapkan untuk menjadikan tekanan sebagai dorongan agar bisa melesat lebih jauh.

Perubahan tersebut langsung terlihat dalam tiga turnamen terakhir. Seusai kegagalan di Piala Thomas, Alwi meraih posisi ketiga di Singapore Open, melangkah hingga 16 besar Indonesia Open, lalu menutup rangkaian dengan gelar juara Australia Open 2026.

“Saya percaya dengan kejadian seperti itu saya menjadi pribadi yang lebih kuat lagi. Ibarat ketapel, ditarik ke belakang untuk bisa melesat lebih jauh,” tutur Alwi.

Pebulu tangkis berusia 21 tahun tersebut menyebut tiga turnamen terakhir sebagai momentum kebangkitan yang memang sudah dia bidik sejak awal. Target gelar menjadi motivasi utama di tengah tekanan dan keraguan publik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut