Wabah Covid-19 Belum Selesai, Kini Muncul Virus Baru Mirip Ebola

Anton Suhartono
Tenaga kesehatan Guinea, Afrika Barat menyemprotkan cairan disinfektan untuk membasmi virus Marburg yang mematikan. (Foto: Istimewa/Sky News)

WHO menyatakan dua orang yang meninggal terinfeksi di Ashanti. Mereka mengalami beberapa gejala termasuk diare, demam, mual, dan muntah, sebelum meninggal di rumah sakit. Namun kepastian mereka positif Marburg baru diketahui setelah meninggal.

Belasan wabah Marburg dilaporkan terjadi di Afrika sejak kasus ini ditemukan pada 1967. Tingkat kematian bervariasi dari 24 hingga 88 persen bergantung pada jenis virus dan manajemen kasus.

Penyakit ini ditularkan ke manusia dari kelelawar kemudian menyebar di antara manusia melalui kontak langsung melalui cairan tubuh orang yang terinfeksi.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

Mantan Kadinkes Sumut Dituntut 20 Tahun Penjara Kasus Korupsi APD Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal