Terapkan Kawasan Tanpa Rokok, UMY Raih Penghargaan Kampus Sehat dari Kementerian Kesehatan

Kuntadi
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan AIK UMY Faris Al-Fadhat menunjukkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan. (foto: istimewa)

Program kampus tanpa rokok juga telah diterapkan agar tidak ada dosen, tendik agar tidak merokok dalam aktivitas sehari-hari ketika berada di kampus. Teguran akan dilakukan kepada siapapun yang didapati merokok di area kampus.  

“Orang merokok atau tidak itu haknya mereka. Kami berharap mereka tidak merokok di area kampus. Kami ingin membuat kampus UMY ini sebagai kampus yang sehat dan hijau,” katanya. 

Faris mengatakan UMY akan terus mengampanyekan dan mempertahankan kebijakan sebagai kampus sehat serta terus melakukan kontrol kesehatan kepada dosen serta mangadakan kegiatan senam rutin kepada civitas akademika.  

Wakil Rektor UMY bidang Kemahasiswaan, Alumni dan AIK, Faris Al-Fadhat, saat menerima penghargaan Kampus Tanpa Rokok oleh Kemenkes kepada UMY.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dinilai Bisa Turunkan Omzet, Komunitas Warteg Tolak Raperda Kawasan Tanpa Rokok

57 tahun lalu

Berlaku Awal Tahun Ini, Merokok Sembarangan di Malioboro Kena Denda Rp7,5 Juta

57 tahun lalu

Merokok di Kereta Api, 11 Penumpang Diturunkan Paksa

57 tahun lalu

UMY Jadi PTS dengan Guru Besar Terbanyak di Jogja

57 tahun lalu

UMS Keluarkan 8 Poin Maklumat Kebangsaan, Kritik Penggunaan Kekuasaan di Pemilu 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal