PHRI DIY Berharap Tak Ada Larangan Orang Bepergian saat Nataru

Antara
Pengunjung kawasan Malioboro Yogyakarta. (Foto: doc/ iNews.id)

Saat ini aktivitas ekonomi sektor hotel dan restoran sudah mulai membaik. Tingkat okupansi sejak empat pekan terakhir dengan okupansi tertinggi mencapai 80 persen. Kondisi ini memberi harapan bagi pariwisata di Yogyakarta untuk bangkit. 
 
“Selama dua tahun kami berdarah-dara. Keuntungan saat ini hanya untuk membayar cicilan dan membayar gaji karyawan," kata dia.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo memastikan objek wisata yang ada tetap akan buka selama libur Nataru. Tidak akan ada penutupan destinasi wisata, namun protokol kesehatan harus diterapkan dengan ketat.

“Dispar DIY masih akan menunggu detail aturan kebijakan PPKM Level 3 yang akan tertuang dalam instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang kemudian ditindaklanjuti dengan instruksi gubernur,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

Mantan Kadinkes Sumut Dituntut 20 Tahun Penjara Kasus Korupsi APD Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal