Untuk pengadaan dua alat PCR ini, Pemkab Sleman mengerahkan dana tak terduga dari APBD 2020 sebesar Rp2,8 miliar.
"Satu alat itu harganya Rp575 juta. Harga reagennya saya kurang ingat. Tapi totalnya Rp2,8 miliar sampai Desember," katanya.
Joko menambahkan alat tersebut sudah sesuai kriteria Kemenkes dan sudah banyak dipakai di sejumlah lokasi lain di Indonesia. Jika sudah bisa dioperasionalkan nanti, dia berencana menggunakan alat ini untuk menskrining tenaga kesehatan di RSUD Sleman.
"Rencananya untuk skrining nakes RSUD Sleman dulu. Selanjutnya meneruskan skrining pondok pesantren yang tertunda,"ucapnya.
Sementara itu, Bupati Sleman, Sri Purnomo berharap pengadaan alat ini bisa dioptimalkan untuk penelusuran kontak di Sleman.
"Kami harap dengan adanya alat PCR ini bisa mempercepat penanganan Covid-19 di Sleman," katanya.
Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Dua Alat PCR dari Amerika Serikat Tiba di RSUD Sleman"