Maraknya Aksi Kejahatan Jalanan Bisa Coreng Citra Pariwisata DIY, Dinpar: Jogja Harus Aman

Kuntadi
Dokar wisata di Malioboro, Yogyakarta yang mengalami kenaikan omzet saat libur tahun baru (Galih Wisma/MNC Portal Indonesia)

KULONPROGO, iNews.id – Maraknya aksi kejahatan jalanan atau dikenal dengan klitih di wilayah DIY bisa mencoreng citra pariwisata di Yogyakarta. Wisatawan butuh suasana aman dan nyaman untuk berwisata. 

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharja mengaku prihatin dengan maraknya kasus kejahatan jalanan. Kondisi ini bisa kontra produktif dengan kebijakan untuk mengembangkan sektor wisata di DIY. 

“Ini sangat kontra produktif, karena pariwisata butuh hospitality, keramahan, keamanan, kenyamanan,” kata Singgih, Kamis (7/4/2022). 

Singgih berharap polisi menindak tegas para pelaku kejahatan untuk memberikan efek jera dan mengembalikan Yogyakarta yang aman dan nyaman. Upaya menjaga kondusivitas ini tidak hanya menjadi tugas polisi, namun semua masyarakat harus ikut peduli. 

“Kalau  fenomena ini dibiarkan, pariwisata yang akan kena dampak karena wisatawan akan takut dan merasa tidak nyaman saat berkunjung ke Yogyakarta,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Lampung Sikat 75 Kasus Kejahatan Jalanan dalam 18 Hari, 95 Tersangka Ditangkap

57 tahun lalu

Operasi Besar Kejahatan Jalanan di Lampung! 95 Orang Ditangkap, Senpi hingga Granat Disita

57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

105 Pelaku Begal Ditangkap, Polda Jateng: Tembak di Tembak jika Melawan!

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal