Mantan Kajari Jogja: Bimbing Siswi Muslim Memakai Jilbab Tak Langgar UU

Ainun Najib
Karangan bunga dukungan ke guru SMA N 1 Banguntapan mulai berdatangan Senin (8/8/2022) pagi. (Foto : MPI/erfan Erlin)

Keluhkan Pakaian Surjan
Berbeda dengan di SMA N 1 Banguntapan yang dimasalahkan lantaran mengajurkan penggunaan jilbab, salah seorang wali murid di Bantul timur justru mengeluhkan aturan wajib menggunakan pakaian adatJawa setiap Kamis Pahing. 

Dia menceritakan anaknya yang masih duduk di bangku SD selalu uring-uringan jika diminta mengunakan surjan lengkap dengan kain dan blangkon sebagai penutup kelapa. 

"Setiap kali pakai surjan anaknya gak suka seperti terpaksa, kadang uring-uringan. Katanya jadi susah bergerak, jadi tidak bisa main bola karena pakai kain. Selain itu saat memboceng motor jadi sulit," ujar wali murid yang meminta namanya disamarkan tersebut.

Untuk diketahui setiap 35 hari sekali, siswa sekolah di DIY termasuk di Bantul diwajibkan untuk mengunakan pakaian adat Jawa. Untuk siswa lelaki mengenakan surjan lengkap dengan kain dan penutup kepala sementara untuk siswi putri berkebaya.  

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal