Kisah Kiai Bondoyudo, Keris Pusaka Pangeran Diponegoro yang Menggetarkan Kolonial Belanda

Solichan Arif
Lukisan Pangeran Diponegoro karya Basoeki Abdullah. (Foto: http://kebudayaan.kemdikbud.go.id).

Saking padatnya, ketajaman keris Mageti konon mampu menembus ketebalan baju zirah. Selain bahan yang bagus, yakni inti besi tanah Jowo atau Jawa, kekuatan keris Mageti dipengaruhi proses pemanasan yang sempurna.

Pada 16 Februari 1830 atau sebulan sebelum ditangkap, Pangeran Diponegoro muncul di Remokamal untuk bertemu Kolonel Cleerens. Keris Kiai Bondoyudo Tangguh Mageti terlihat dibawa panglima perangnya, yakni Mertonogoro.  

Pusaka tersebut sengaja dipasang di depan pasukan untuk tujuan menolak bala. Pada 28 Maret 1830, Jenderal De Kock tiba-tiba memerintahkan pasukannya menangkap Pangeran Diponegoro. Penangkapan di Magelang Jawa Tengah itu dilakukan saat perundingan masih berlangsung.     

Setelah ditahan di Batavia dan kemudian berlanjut ke Manado, pada tahun 1833 kolonial Belanda secara diam-diam mengasingkan Pangeran Diponegoro bersama 19 orang pengikutnya ke Makassar. Diponegoro ditawan di Fort Rotterdam.

Pada 8 Januari 1855, pangeran Jawa yang sangat ditakuti kolonial Belanda itu wafat. Saat proses pemakaman, keris pusaka Kiai Bondoyudo tangguh Mageti itu ikut dikuburkan .

“Pada petang di hari yang sama, jenazah Pangeran (Pangeran Diponegoro) dikembumikan di Kampung Melayu bersama keris pusakanya, Kanjeng Kiai Bondoyudo,” tulis Peter Carey dalam Takdir, Riwayat Pangeran Diponegoro (1785-1855).

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ritual Penjamasan Benda Pusaka di Cilegon, Jaga Warisan Leluhur dan Jejak Sejarah Lokal

57 tahun lalu

Mengerikan! Pemimpin Prajurit Belanda Tertembak Mata oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

57 tahun lalu

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

57 tahun lalu

Kisah Pemberontakan Gagal Pangeran Diposono, Kerabat Keraton Nekat Lawan Belanda

57 tahun lalu

Kisah Pangeran Diponegoro Lolos dari Kepungan Ribuan Pasukan Belanda di Perang Jawa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal