Kasus Kematian Covid-19 Naik, Pakar Epidemiolog UGM: Pemerintah Harus Evaluasi Pengendalian

Kuntadi
Pemakaman pasien Covid-19. (foto: doc/istimewa)

Sampai saat ini, belum ada kejelasan mengenai sistem rujukan pasien. Dalam masa pandemi Covid-19 butuh penanganan yang cepat dan tepat. Sistem rujukan akan menjadi penanganan pasien yang kondisinya berat menjadi lambat dan memicu terjadinya kematian.

“Ada juga faktor varian baru, tetapi itu semua hipotetikal. Mana yang memengaruhi secara riil di lapangan belum diketahui secara pasti,” katanya. 

Riris mengatakan, untuk menekan kasus kematian Covid-19 tidak cukup hanya dilakukan pemerintah saja. Namun masyarakat juga harus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, dengan masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Masyarakat harus tetap jalankan prokes, 5M, yang menjadi senjata unggulan untuk mencegah Covid-19,” ujarnya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Kotabaru Resmikan Lima Puskesmas

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Wabup Kukar Resmikan Puskesmas Sungai Merdeka dan Salurkan Bantuan di Samboja Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal