Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Kotabaru Resmikan Lima Puskesmas
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Kematian Covid-19 Naik, Pakar Epidemiolog UGM: Pemerintah Harus Evaluasi Pengendalian

Kamis, 20 Mei 2021 - 15:14:00 WIB
Kasus Kematian Covid-19 Naik, Pakar Epidemiolog UGM: Pemerintah Harus Evaluasi Pengendalian
Pemakaman pasien Covid-19. (foto: doc/istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Pakar Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Riris Andono Ahmad, mencatat adanya peningkatan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pemerintah harus melakukan evaluasi terhadap managemen pengendalian pandemi, khususnya terkait peningkatan kasus kematian. 

“Perlu ada evaluasi case managemen, faktor mana yang berkontribusi besar terhadap kasus kematian,” kata Riris Andono, Senin (19/5/2021). 

Menurutnya, angka kematian Covid-19 di Indonesia sebesar 2,76 persen. Angka ini meningkat dari kasus per Februari yang hanya 2,75 persen. Sedangkan kasus kematian di dunia sebesar 2,07 persen. 

“Penyebab kematian ini tidak akan diketahui jika tidak ada audit kematian karena banyak faktor yang memengaruhinya,” kata Riris. 

Salah satu faktor penyebab kematian ini adalah akses layanan kesehatan. Bagaimana layanan kesehatan mampu mengelola kasus yang ada secara kuat dan bermutu. Jangan sampai ada sekat bagi kalangan sosial di masyarakat, sehingga mereka yang kelas ekonominya menengah ke bawah sulit mendapatkan layanan kesehatan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut