Kapal Perang TNI AL Ini Bisa Angkut 15 Tank, 1 Helikopter dan 367 Pasukan

Riezky Maulana
KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527. (Foto: Dok. Kemhan)

JAKARTA, iNews.id - TNI Angkatan Laut (AL) menerima dua kapal perang jenis angkut tank AT-8 dan AT-9. Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyerahkan dua kapal itu ke TNI AL Selasa (26/10/2021). 

Kapal tersebut pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang diproduksi oleh industri pertahanan dalam negeri PT Bandar Abadi (Ship Builders and Dry-Docks). 

Dua kapal perang tersebut memiliki panjang keseluruhan 117 meter, lebar 16.40 meter, tinggi 7.80 meter dengan kecepatan maksimum 16 knot. Keduanya juga memiliki endurance 20 hari dan diawaki 111 orang kru. Dua kapal angkut tank ini mampu membawa 367 orang pasukan, 15 unit Tank BMP-3F serta satu unit helikopter.

Prabowo bersama KSAL Laksamana TNI Yudo Margono dan perwakilan Komisi I DPR menyaksikan penandatanganan berita acara oleh Direktur PT Bandar Abadi Maslina Simanjuntak, Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Sujatmiko, Aslog KSAL Laksda TNI Puguh Santoso dan Pangkoarmada III Laksda TNI Irvansyah.

“Kita membutuhkan penjaga, yakni TNI AL yang kuat untuk mengibarkan Merah Putih dan menegakkan kedaulatan negara,” ujar Prabowo dikutip dari keterangannya, Selasa (26/10/2021).

Dua kapal angkut tank yang diberi nama KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527 ini merupakan salah satu upaya pemenuhan target Minimum Essential Force (MEF) III sampai dengan 2024 dengan memperkuat industri pertahanan dalam negeri sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Nama KRI Teluk Weda-526 diambil dari nama teluk yang terletak di Halmahera Tengah, Kecamatan Weda Tengah Maluku Utara. Sementara nama KRI Teluk Wondama-527 diambil dari nama Teluk di daerah Kepala Burung Pulau Papua.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! PT PAL Pangkas Waktu Produksi Kapal Perang 2 Tahun Jadi 6 Bulan

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal