Hati-Hati! Peneliti Sebut Obat Virus Corona Ini Berefek ke Jantung

Anton Suhartono
Ilustrasi sakit jantung

Panjangnya QTc menunjukkan otot jantung membutuhkan waktu milidetik lebih lama dari biasanya untuk berdetak. Kondisi ini dapat menyebabkan aritmia jantung, yang pada gilirannya meningkatkan kemungkinan serangan jantung, stroke, atau kematian.

Dalam studi, tim peneliti melibatkan 90 orang dewasa penderita Covid-19 yang dirawat di rumah sakit di BIDMC antara 1 Maret dan 7 April. Mereka diberi HCQ setidaknya 1 hari.

Lebih dari setengah pasien memiliki sakit bawaan yakni tekanan darah tinggi dan lebih dari 30 persen menderita diabetes.

Sebanyak Tujuh pasien atau 19 persen yang menerima HCQ saja mengalami QTc berkepanjangan yakni 500 milidetik atau lebih dan tiga pasien mengalami perubahan dalam QTc 60 milidetik atau lebih.

Sementara dari 53 pasien yang juga mendapat azithromycin, 21 persen menunjukkan QTc 500 milidetik atau lebih serta 13 persen mengalami perubahan QTc 60 milidetik atau lebih.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

Viral Luapan Emosi Dokter di Medan, Sebut 2 Pasien Meninggal karena Tak Ada Obat di RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal