Gegara PMK, Harga Hewan Ternak Merangkak Naik

erfan erlin
Akitivitas penjual sapi di Pasar Hewan Siyonoharjo, Gunungkidul, Yogyakarta sebelum ditutup akibat ada ternak yang terjangkit PMK. (Foto: iNews/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id-Para pedagang hewan ternak di wilayah Kabupaten Gunungkidul mengaku kesulitan untuk mendapatkan barang dagangan menyusul merebaknya penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Akibatnya harga mulai merangkak naik.

Pedagang ternak kambing asal Kapanewon Playen, Wagiarto mengatakan, saat ini  semua pasar di wilayah kabupaten Gunungkidul ditutup oleh pemerintah menyusul merebaknya PMK di wilayah ini. Dirinya telah berburu kambing ke berbagai pasar namun tidak ada yang menjual.

Ia terpaksa keliling dari dusun ke dusun untuk mencari hewan ternak yang akan dijualnya. Biaya operasional pun mengalami peningkatan. Untuk menutupinya memang ia terpaksa menaikkan harga jual kambing yang ia dapat

"Kalau kambing naik sebesar Rp250.000 sampai Rp300.000r per ekor,"ujar dia.

Di hari biasa, untuk membeli seekor kambing ia hanya perlu modal Rp700.000 atau Rp1 juta. Namun sekarang sudah mulai merangkak naik menyusul ditutupnya pasar hewan di Gunungkidul untuk mengurangi kasus PMK.

Pemerintah Gunungkudul rencananya akan menutup pasar hewan hingga tanggal 12 Juni mendatang. Langkah tersebut diambil oleh Pemkab Gunungkidul guna mengantisipasi penyebaran PMK yang lebih luas lagi.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Baznas Salurkan 50 Ekor Kambing Kurban Dam Haji di Pemalang

57 tahun lalu

Kreatif! Pemuda di Purbalingga Ubah Batang Pepaya jadi Pakan Kambing Berkualitas

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal