Dengan hal ini, semua akan merasakan suasana. Para penjual akan mengetahui perbedaan. "Bisa jadi justru menjadikan penjualan naik karena orang nyaman berada di Malioboro," katanya.
Baskara Aji melanjutkan, hal ini akan diikuti perbandingan di pagi hari misalnya kendaraan bisa lewat, kemudian siang hari tidak bisa lewat. "Semua akan diterapkan untuk uji coba," kata mantan kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY ini.
Diakuinya, selama uji coba sejak tanggal 3 November lalu banyak keluhan yang masuk ke Pemda DIY. Hal ini menjadi masukan bagi pemda karena para pedagang sulit melakukan loading atau bongkar muat barang.
"Memang kalau kita tutup terus bagaimana dengan loading barang. Kemudian warga yang tinggal di toko bagaimana parkirnya. Ini kita jadikan pembahasan. Maka kita lihat bagaimana dengan perubahan ini sampai tanggal 15 mendatang," katanya.
Perlu diketahui upaya uji coba pedestrian Malioboro ini mulai diberlakukan dalam waktu yang hampir dua pekan. Sejak 3 November lalu kendaraan tidak bisa masuk mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB. Namun demikian banyak sekali keluhan akibat kebijakan tersebut sehingga mulai hari ini dilakukan perubahan jam uji coba.