Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Didemo soal Penertiban, Bupati Sikka Lari Dikejar Pedagang Pasar Alok Maumere
Advertisement . Scroll to see content

Demo Tolak Revitalisasi Pasar Cimalaka, Ratusan Pedagang Sumedang Blokade Jalan

Senin, 06 Juli 2026 - 20:22:00 WIB
Demo Tolak Revitalisasi Pasar Cimalaka, Ratusan Pedagang Sumedang Blokade Jalan
Ratusan pedagang menggelar aksi demonstrasi dengan memblokade jalan sebagai bentuk penolakan revitalisasi Pasar Cimalaka. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SUMEDANG, iNews.id – Ratusan pedagang yang tergabung dalam Ikatan Warga Pasar Cimalaka (Ikwapaci) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menggelar aksi demonstrasi, Senin (6/7/2026). Aksi menolak revitalisasi Pasar Cimalaka itu dilakukan dengan memblokade Jalan Nasional Bandung–Cirebon.

Akibat aksi unjuk rasa ini, arus lalu lintas di jalur penghubung nasional tersebut sempat lumpuh total. Massa membakar ban bekas di tengah jalan, membentangkan spanduk tuntutan penangguhan, serta melakukan orasi secara bergantian. 

Penutupan badan jalan oleh ratusan pedagang menyebabkan kemacetan parah dan antrean panjang kendaraan, baik dari arah Bandung menuju Cirebon maupun sebaliknya. 

Petugas gabungan dari Polres Sumedang, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP langsung diterjunkan ke lokasi guna mengamankan situasi. Petugas terpaksa mengalihkan kendaraan berukuran kecil ke sejumlah jalur alternatif untuk mengurai penumpukan volume kendaraan. 

Ketua Ikwapaci, Dian Kusdian menegaskan, para pedagang sebenarnya tidak menolak rencana revitalisasi Pasar Cimalaka demi kemajuan bersama. Namun, mereka mengecam langkah pemerintah yang hendak mengosongkan pasar sebelum adanya kesepakatan tertulis.

Dian membeberkan ada tiga poin krusial yang hingga kini belum menemui titik temu, pertama, tempat penampungan pedagang dinilai belum layak, besaran tarif sewa kios belum disepakati Bersama, dan ukuran kios terlalu sempit.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut