Dinilai Banyak Pelanggaran, Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Hasil Pemilu 2024

erfan erlin
Ilustrasi Pemilu 2024 yang berlangsung 14 Februari lalu. (Foto: Ilustrasi/Ist)

YOGYAKARTA, iNews.id - Koalisi Masyarakat Sipil menolak hasil Pemilu 2024 karena dinilai banyak pelanggaran yang terstruktur, sistematis dan massif. Mereka juga mengajak masyarakat untuk menyelamatkan demokrasi di Indonesia.

Perwakilan PBHI, Julius Ibrani mengatakan, pemungutan suara Pemilu 2024 yang diselenggarakan 14 Februari 2024 diduga ada mobilisasi sumber daya negara untuk memenangkan calon presiden tertentu.

"Karena kepentingan utamanya adalah untuk mengamankan dan melanggengkan kekuasaan pribadi, keluarga, dan kroni-kroni Jokowi, " kata Julius, Jumat (16/2/2024). 

Dia mengatakan, pencawapresan Gibran di KPU seharusnya ditolak karena tidak sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) yang baru diubah setelah pendaftaran pasangan 02. 

Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyatakan bahwa Ketua dan Komisioner KPU melanggar etik berat dan diberikan sanksi peringatan keras terakhir terhadap ketua KPU Hasyim Asy’ari karena telah meloloskan pencalonan Gibran. 

Perwakilan Imparsial, Gufron Mabruri mengatakan, sejak sebelum Pemilu 2024 digelar, Koalisi Masyarakat Sipil sudah menemukan bahwa kejahatan Pemilu (electoral evil) bersifat terstruktur, sistematis, dan massif (TSM). 

Jumlah kasus pelanggaran sejak penetapan Paslon pada 18 November 2023 hingga Masa Tenang terjadi lonjakan hampir 300 persen dibandingkan jumlah kasus pada periode pemantauan Mei-Oktober 2023. 

Sehari sebelum Jokowi mengeluarkan kebijakan ‘politik gentong babi’ dengan menaikkan tunjangan Bawaslu. Kebijakan tersebut patut dipersoalkan karena nyata-nyata merupakan upaya untuk “menaklukkan” Bawaslu.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Reses, DPR Akan Minta Klarifikasi Komisioner KPU Alasan Sewa Private Jet

57 tahun lalu

Pilkada 2024, APK yang Melanggar di Bangka Barat Ditertibkan

57 tahun lalu

Siap-Siap! Polda Sumbar Gelar Operasi Zebra Singgalang 2024, Ini Targetnya

57 tahun lalu

Ketua KPPS Buron Perusakan Surat Suara hingga Picu PSU di Pesawaran Ditangkap

57 tahun lalu

30 PPK di Bangka Barat Resmi Dilantik, 70 Persen Anggota Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal