Suasana pun berlangsung mencekam. Bentrokan pun tak terelakkan dan terjadi aksi kejar-kejaran antara polisi yang dibantu warga dengan massa hingga memasuki kampus UIN Sunan Kalijaga. Polisi akhirnya berhasil menangkap sejumlah peserta aksi yang diduga menjadi provokator.
Meski sudah ditangkap polisi, warga yang geram dengan ulah para aktivias berusaha menghajar mereka. Polisi pun terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan warga yang terus menghadang pelaku.
Aksi unjuk rasa dari berbagai elemen mahasiswa ini berjalan tertib. Selain berorasi, massa juga memblokade dan membakar ban di jalan depan kampus tepatnya di Jalan Raya Timoho. Para demonstran dalam orasinya menuntut beberapa hal, mulai dari penurunan harga bahan bakar minyak (BBM), perbaikan upah, hingga mendesak Perpres 20/2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) dicabut. Massa juga menolak rencana pembangunan bandara baru, New Yogyakarta International Airport (NYIA).