Bupati Gunungkidul Enggan Tetapkan KLB Antraks: Kita Lihat Saja Nanti

erfan erlin
Petugas kesehatan melakukan penanganan penyakit antraks di Gunungkidul. (foto: INews.id/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Gunungkidul belum menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk penyakit antraks di wilayahnya. Alasannya, karena ada konsekuensi besar yang harus ditanggung ketika diterapkan KLB.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, Kasus antraks di Gunungkidul sudah tertangani dengan baik. Kondisi di lapangan juga sudah kondusif. Pemkab akan melihat perkembangannya seperti apa sebelum membuat sebuah status KLB.

"Kita lihat saja nanti yang ada lebih dulu," ujar dia.

Menurutnya, jika ditetapkan sebagai KLB maka berdampak panjang hingga sektor ekonomi. Untuk sementara mereka tidak akan menerapkan kejadian luar biasa terlebih dahulu.

"Tapi kami akan melihat di lapangan nanti seperti apa, sambil apa namanya ya sambil melihat kondisi atau situasi,” katanya. 

Pemkab Gunungkidul akan terus melakukan pemantauan. Masyarakat diminta unuk mengubah perilakunya yang sering membrandu atau memporak dengan menyembelih ternak sakit dan membagi-bagikan daging agar dihentikan.

"Jadi kan juga karena perilaku dari warganya sendiri warga masyarakat kami juga komunikasi Informasi yang disampaikan kepada masyarakat itu terus menerus," ujar dia.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Skandal Perselingkuhan ASN di Gunungkidul, Bupati Endah Siap Tindak Tegas Pelaku

57 tahun lalu

Korban Keracunan Massal MBG di Agam Bertambah, Pemerintah Daerah Tetapkan KLB

57 tahun lalu

12 Daerah di Sumut Berstatus KLB Campak, Kasus Terbanyak di Medan

57 tahun lalu

Bupati Gunungkidul Murka Banting Asbak hingga Pecah, Kesal Namanya Dicatut untuk Penipuan

57 tahun lalu

KLB PWI, Zulmansyah Sekedang Terpilih sebagai Ketua Umum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal