Biografi Ki Hajar Dewantara, Keturunan Bangsawan Pelopor Pendidikan di Indonesia

Faqihah Husnul Khatimah
Ki Hajar Dewantara merupakan Bapak Pendidikan Indonesia. (Foto Balai Pustaka).

Menjadi Jurnalis

Putus pendidikan dokter di STOVIA membuat Ki Hajar Dewantara berbelok menjadi jurnalis. Dia menjalankan profesi tersebut di beberapa surat kabar dan majalah, seperti Sediotomo, Midden Java, De Expres, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Poesara.

Menjadi seorang jurnalis membuat Ki Hajar Dewantara semakin tajam mengeluarkan kritik kaum bumiputra kepada penjajah. Dia terkenal membuat tulisan yang komunikatif, halus, mengena, dan keras. 

Salah satu tulisan keras yang pernah dia lontarkan pada Juli 1913 adalah “Als ik eens Nederlander was” (Andai aku seorang Belanda). 

Ki Hajar Dewantara juga bergabung di organisasi pergerakan nasional, seperti Sarekat Islam, Budi Utomo, dan Indische Partij. Dia sangat dekat dengan rekan seperjuangan di Indische Partij, yakni Douwes Dekker (Danudirja Setiabudi) dan Cipto Mangunkusumo. Mereka pun memiliki nama julukan, yakni Tiga Serangkai.

Pemerintah Hindia-Belanda marah pada tulisan Ki Hajar Dewantara. Akhirnya, Tiga Serangkai dibuang ke Belanda. Mereka pun hidup terbatas dan mencoba menjadi jurnalis surat kabar dan majalah Belanda, seperti Het Volk dan De Nieuwe Grone Amsterdamer.

Masa pembuangan di Belanda malah membuat Ki Hajar Dewantara lebih kuat. Lewat tulisannya dia menyuarakan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dia berhasil menghasilkan nama Perhimpunan Indonesia, organisasi mahasiswa Indonesia di Belanda, menggelorakan semangat kemerdekaan.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendikdasmen Pastikan Anak di Pulau Terpencil Papua Wajib Dapat Pendidikan Layak

57 tahun lalu

Penampakan Terkini Sekolah-Pesantren di Sumbar, Direhab dan Dicat Ulang agar Nyaman Belajar

57 tahun lalu

Perjuangan Siswa di 4 Pidie Jaya, Menembus Lumpur Tebal Pascabanjir Demi Sekolah

57 tahun lalu

Suasana Sekolah di Aceh Tamiang Pascabanjir, Siswa Semangat Belajar meski Tanpa Seragam

57 tahun lalu

Kegiatan Belajar Mengajar di Sumut Dimulai Hari Ini, 95 Persen Sekolah Siap Beroperasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal