Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

Avirista Midaada
Ilustrasi perang Jawa antara Pangeran Diponegoro dengan Belanda. (istimewa).

De Kock sempat menilai daerah ini sebagai "killing area" bagi pasukan Diponegoro. Tapi justru wilayah ini menjadi kuburan harapan Belanda.

Wilayah itu subur, berbukit terjal, berpenduduk padat, dan penuh loyalis Diponegoro. Ini menjadi ladang ideal untuk melakukan perang gerilya dan atrisi.

Penduduk di wilayah Mataram hanya mengakui Sultan Ngabdulkamid Herucokro, yakni Pangeran Diponegoro. Mereka menolak tunduk pada pemerintahan kolonial.

Dukungan rakyat ini menjadi kekuatan utama dalam mempertahankan logistik, informasi, dan perlawanan berkelanjutan terhadap Belanda.

Mataram berubah menjadi arena pertempuran kejam dengan deprivasi, penghancuran, dan eksekusi tawanan, yang mencerminkan upaya putus asa Belanda untuk mengakhiri perang.

Meski membangun 258 benteng, strategi De Kock gagal total di tangan Pangeran Diponegoro. Wilayah Mataram menjadi saksi kehancuran taktik kolonial akibat medan, cuaca, dan kekuatan rakyat.

Perang Diponegoro bukan hanya soal senjata, tapi juga soal kecerdasan strategi dan keberpihakan rakyat pada pemimpinnya sendiri. Sejarah mencatat, benteng tak akan berguna bila melawan semangat kemerdekaan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Pangeran Diponegoro Lolos dari Kepungan Ribuan Pasukan Belanda di Perang Jawa

57 tahun lalu

Pameran NYALA: 200 Tahun Perang Diponegoro

57 tahun lalu

Viral Film AI Diponegoro Hero Siap Ramaikan HUT ke-80 RI, Cetak Sejarah Dunia!

57 tahun lalu

Mengenal Pusaka Sakti Pangeran Diponegoro, Keris Ki Ageng Bondoyudo dan Panah Sarutomo

57 tahun lalu

Mengenal Pangeran Diponegoro, Sang Pahlawan yang Kuasai Tafsir Alquran dan Tasawuf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal