Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Pangeran Diponegoro Lolos dari Kepungan Ribuan Pasukan Belanda di Perang Jawa
Advertisement . Scroll to see content

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

Jumat, 08 Agustus 2025 - 07:22:00 WIB
Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!
Ilustrasi perang Jawa antara Pangeran Diponegoro dengan Belanda. (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

Dalam banyak kasus, benteng-benteng itu bahkan ditinggalkan sebelum digunakan. Beberapa dihancurkan sendiri oleh rakyat karena mudah dibakar atau rapuh.

Dikutip dari buku Sejarah Nasional Indonesia IV, bangunan benteng ini menjadi beban finansial besar bagi Belanda. Infrastruktur jalan yang buruk dan logistik yang kacau membuat stelsel De Kock tidak berjalan efektif.

Benteng-benteng yang dibangun dengan bahan seadanya menjadi sasaran empuk serangan rakyat. Keunggulan medan dan taktik perlawanan membuat Belanda frustasi.

Sebaliknya, pasukan Diponegoro mampu menguasai logistik dan medan tempur berkat dukungan rakyat dan kondisi alam.

Pada tahun 1828-1829, Mataram menjadi pusat pertempuran sengit. Setelah keluar dari Pajang, Diponegoro mengonsentrasikan kekuatannya di wilayah tepi barat Sungai Progo dan timur Sungai Bogowonto.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut