Satu Pesawat Berisi Ribuan Burung Impor Tertahan di Bandara Kualanamu

Amiruddin
Wahyudi Aulia Siregar
Satu Pesawat Berisi Ribuan Burung Impor Tertahan di Bandara Kualanamu (Foto: Istimewa)

Ketika ditanya apakah tertahannya burung-burung tersebut salah satunya karena ada indikasi membawa virus, dia menjawab itu bukan kewenangannya. Menurut Irzal, kewenangan KLHK tidak sampai menyangkut kesehatan satwa.

Kesehatan satwa impor merupakan kewenangan karantina dan saat ini badan karantina sedang memeriksa burung-burung tersebut.

Sementara itu, Humas Karantina Pertanian Medan, Fendy Purba, menyebut telah mengetahui kabar adanya importasi burung tersebut. Namun karena masih berada di kargo, pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap burung-burung tersebut. 

"Masih di lini 1. Jadi masih menjadi kewenangan Bea Cukai. Kita belum diminta berkordinasi untuk pemeriksaanya. Tapi informasi yang kita dapat, bukan ilegal, hanya saja ada dokumennya yang belum lengkap," katanya.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Kualanamu, Elfis Haris mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan balai karantina. Saat ini mereka masih menunggu laporan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman karantina. Mereka punya waktu tiga hari. Ini untuk memastikan, apakahan nantinya akan di-reekspor karena ditolak di Indonesia. Nah ini pemilik bisa reekspor kirim ke negara asal," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penyelundupan 620 Burung Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni Lampung, Akan Dibawa ke Jawa

57 tahun lalu

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Ribuan Burung di Karangasem, Ditemukan 12 Jenis

57 tahun lalu

Warga Nagari Lasi Sumbar Tetapkan Sumpah Adat, Larang Tebang Pohon dan Berburu Burung

57 tahun lalu

Polisi Kantongi Identitas 5 DPO Begal Pegawai Imigrasi Kualanamu

57 tahun lalu

Terungkap Komplotan Begal Sadis Pegawai Imigrasi di Deli Serdang, Geng Motor Medusa Area

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal