Curahan Hati Tukang Pijat Tunanetra di Medan, Kehilangan Pendapatan selama Corona

Stepanus Purba
Alexander penyandang tunanetra yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat saat ditemui di kawasan Danau Singkarak Medan, Selasa (28/4/2020). (Foto : Istimewa)

"Sampai sekarang belum ada kerjaan lain, kami juga bingung untuk mencari pendapatan. Apa lagi ada aturan dari pemerintah untuk physical distancing. Bagaimana kami mau pijat," ucapnya.

Masih kata Alex, kondisi yang sama juga terjadi pada rekannya yang lain yang bekerja menjadi tukang jual kerupuk hingga mengamen.

"Begitu juga dengan tukang jual kerupuk keliling, susah mau jualan. Banyak enggak lakunya. Yang mengamen juga diusir akhirnya mereka nganggur gitu aja," katanya.

Alexander mengaku sangat terdampak dengan adanya wabah corona ini. Mereka kebingungan karena kehilangan sumber pendapatan.

"Jauh sekali berubahnya. Puasa tahun lalu kami masih beraktivitas. Masih ada yang kami harapkan untuk menyambung kehidupan kami. Sementara untuk puasa tahun ini sama sekali sudah tidak ada lagi," ucap Alexander.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Hari Pahlawan, Grand Mercure Malang Mirama Beri Penghargaan pada Orang Tua Disabilitas

57 tahun lalu

Autopsi Jenazah Pria Korban Penganiayaan Polisi di Ende Diwarnai Histeria Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal