Sebelum eksekusi dimulai, Kapolres Taput membacakan hasil investigasi lapangan dan rekapitulasi nilai pekerjaan terselesaikan.
Pengerjaan patung ini menunjukkan portal dalam keadaan lemah. Tiang portal langsung tertimbun tanah dalam kondisi basah, lantai altar telah retak-retak (retak struktur).
Kemudian pengelasan pada pipa galvanis konstruksi tidak memenuhi syarat yang baik, pembulatan pipa rangka tidak dilakukan dengan metode pabrikasi press dan tidak memenuhi teknis.
Begitu juga, pembauran baja kurang sempurna dan tidak memenuhi teknis, pangkal tiang induk baja terendam air sehingga akan cepat berkarat, timbunan perlu dipadatkan pada bagian yang tidak sempurna, mutu beton terperiksa di bawah mutu rencana sebesar K300.
Selain itu, pengecoran beton belum mengikuti teknis pengecoran, investigasi ulang tentang geometrik dengan alat ukur teodolit menghasilkan ada kemiringan menara baja ke depan sebesar 4 cm. Kemiringan cenderung menimbulkan beban tambahan akibat titik berat massa menara menjadi eksentris.