Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tinjau Tapanuli Utara, Partai Perindo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor
Advertisement . Scroll to see content

2 Daerah di Sumut Masih Terisolasi, Akses Darat Belum Pulih Sepenuhnya

Senin, 08 Desember 2025 - 21:00:00 WIB
2 Daerah di Sumut Masih Terisolasi, Akses Darat Belum Pulih Sepenuhnya
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir bandang, longsor dan pohon tumbang. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

ACEH BESAR, iNews.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut dua kabupaten di Sumatra Utara (Sumut) masih terisolasi pascabencana besar yang melanda wilayah tersebut. Sejumlah desa dan kecamatan belum dapat diakses melalui jalur darat.

Hal itu disampaikan Suharyanto dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Posko Terpadu Penanganan Bencana Aceh, Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025) malam. Dia menjelaskan bahwa dari 18 kabupaten/kota terdampak, masih terdapat dua wilayah yang belum sepenuhnya terhubung.

"Kami masuk Sumatra Utara Bapak presiden, Sumut yang masih terisolasi tinggal 2 kabupaten dari 18 kota yang terdampak, 7 desa terisolasi ini Humbang Hasundutan, 1 kecamatan dan Tapanuli Utara ada 7 kecamatan," ujar Suharyanto.

BNPB memastikan wilayah yang masih terisolasi tersebut telah mendapatkan distribusi logistik melalui jalur udara. Upaya suplai terus dilakukan sembari menunggu perbaikan akses darat yang masih terputus akibat kerusakan parah.

Suharyanto menyebut jalur dari Tapanuli Utara (Taput) menuju Tapanuli Tengah (Tapteng) via Sibolga masih belum dapat dilalui kendaraan. Perbaikan terus dikerjakan oleh Kementerian PUPR dan Satgas TNI yang sudah masuk lebih dari 40 km ke titik kerusakan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut