Ini Faktor Utama Sulitnya Proses Pencarian Korban Tenggelam di Toba

Isna Rifka Sri Rahayu
Antara
Tim SAR gabungan melakukan dua metode pencarian korban, yakni menyisir kawasan Danau Toba dan penyelaman. (Foto: Antara)

Hal itu seperti diungakap Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi saat jumpa pers di Gedung Kementerian Perhubungan, Rabu (20/6/2018). Dia mengatakan, sedikit kendala dalam misi pencairan yakni permasalahan kedalaman perairan Danau Toba.

“Penyelam kami hanya bisa sedalam 50 meter. Mereka pakai senter dengan daya jangkau hanya lima meter. Sementara kedalaman Danau Toba 300 hingga 500 meter,” kata Syaugi, Rabu (20/6/2018).

Pada pencarian hari keempat, fokus sasaran di timur laut selatan sesuai arah angin dengan radius 6 hingga 10 kilometer dari koordinat titik tenggelamnya kapal. Data di posko sementara, sejumlah 192 penumpang sesuai laporan pihak keluarga masih hilang, 18 selamat dan empat meninggal.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tim SAR Kembali Evakuasi 1 Jenazah WN Spanyol Korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo

57 tahun lalu

Operasi Pencarian Korban Longsor Cilacap Ditutup, 2 Orang Belum Ditemukan

57 tahun lalu

Bupati Cilacap Pantau Langsung Pencarian Korban Longsor, 20 Orang Masih Tertimbun

57 tahun lalu

Operasi SAR Pencarian Korban Longsor di Majenang Cilacap Difokuskan pada 5 Sektor

57 tahun lalu

Masuk KLB, Operasi SAR Korban Ponpes Al Khoziny Diteruskan Tanpa Batas Waktu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal