"Di mana satu meninggal dunia, enam luka berat dan tujuh luka ringan. Dalam kecelakaan ini diperkirakan kerugian materi Rp 4 juta 600 ribu," katanya.
Dalam pelaksanaan operasi Patuh Toba 2020 yang dilaksanakan Polda Sumut dan jajaran, melibatkan dari satuan tugas Polda dan satuan tugas wilayah.
Adapun jumlah personel yakni 1.295 orang dalam Ops Patuh Toba 2020, terdiri satuan tugas Polda 100 dan satuan tugas wilayah, 1.195.
Lanjut Nainggolan, Ops patuh Toba digelar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah provinsi Sumatera Utara.
"Dalam kegiatan ini mengedepankan preemtif dan preventif dan penindakan hukum untuk meningkatkan simpati masyarakat terhadap polisi Lalu lintas dalam rangka pencegahan/penularan Covid-19. Dalam pelaksanaan Ops Patuh Toba 2020 itu, kita juga didukung instansi terkait," kata Nainggolan.
Lanjutnya, untuk target kegiatan, adalah menurunnya titik lokasi kemacetan, kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran sesuai karakteristik wilayah masing-masing.
"Tetap mempedomani protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 secara preemtif, preventif dan persuasif yang humanis," ucapnya.