351 Bangkai Babi yang Mengambang di Danau Siombak Dikubur di 5 Lubang

Stepanus Purba
Proses penguburuan 351 bangkai babi di pinggir Danau Siombak dengan menggunakan alat berat jenis Amphibi. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

Keberadaan bangkai babi ini membuat warga yang tinggal di kawasan Danau Siombak menjadi resah. Karena selain menyebabkan bau tidak sedap, warga yang beraktivitas di Danau Siombak juga mulai diserang penyakit seperti gatal-gatal.

Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara (Sumut), M Azhar mengungkapkan, sebanyak 5.800 babi mati karena terkena virus Hog Cholera. Namun, dia menegaskan virus ini hanya menjangkit ke sesama babi.

Terkait penemuan bangkai babi ini, Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari mengatakan, sudah menjalin komunikasi dengan Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimum) Polda Sumut. Namun, belum ada tersangka dalam kasus tersebut.

“Kami masih lidik yang buang ke sungai. Kami juga lidik ke peternakan di Tanjung Gusta dan Percut. Ini masuk pencemaran lingkungan hidup, ancaman hukuman di atas 10 tahun," kata Edy Safari, Senin (11/11/2019).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejari Lombok Tengah Tahan 4 Tersangka Korupsi Pengadaan Truk Sampah Rp5,1 Miliar

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi, 2 Orang Luka-Luka

57 tahun lalu

Sampah Berserakan Usai Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Botol hingga Sisa Mercon

57 tahun lalu

Operasi Besar Narkoba di Sumut, 342 Orang Ditangkap Termasuk Pengguna hingga Pengedar

57 tahun lalu

Polda Sumut Gagalkan Sabu 29 Kg Jaringan Thailand, Kurir Ditangkap Dijanjikan Rp70 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal