30 Korban Tewas karena Pabrik Korek Gas Dikunci dari Luar, Ini Kata 3 Tersangka

M Zainal Tanjung
Ketiga tersangka kasus kebakaran pabrik perakitan korek api gas yang menewaskan 30 orang saat pemaparan di Mapolres Binjai, Sumut, Senin (24/6/2019). (Foto: iNews/Muhamad Zainal Tanjung)

BINJAI, iNews.id – Kematian 30 korban dalam pabrik korek api gas di Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), mengundang amarah dan kegeraman warga. Para korban tewas karena terjebak dalam ruangan yang diduga sengaja dikunci dari luar. Akibatnya, mereka tidak bisa menyelamatkan diri saat tragedi kebakaran pada Jumat (21/6/2019).

Namun, saat hal ini ditanyakan kepada ketiga tersangka, mereka mengaku tidak pernah memerintahkan karyawan untuk mengunci pabrik dari luar. Salah satu tersangka, Direktur PT Kiat Unggul, IM, yang ditangkap dari salah satu hotel berbintang di Kota Medan, bahkan mengaku tidak mengetahuinya.

“Wah saya enggak tahu, ya mandornya kali. Saya enggak pernah perintah, itu untuk keamanan aja kali,” ujar IM saat pemaparan kasus ini di Mapolres Binjai, Kabupaten Langkat, Senin (24/6/2019).

Dua tersangka lainnya kasus kebakaran yang menewaskan 30 orang termasuk lima anak-anak, juga mengaku tidak pernah memerintahkan pintu rumah yang dijadikan pabrik perakitan korek api gas, kepada karyawan. Keduanya yakni, Manajer Operasional PT Kiat Unggul BH dan seorang perempuan berinisial LN, HRD Personalia PT Kiat Unggul. Ketiganya kompak menjelaskan pintu dikunci atas kebijakan mandor untuk menghindari pencurian.

“Untuk kepentingan keamanan selesai kerja, supaya pintu rumah itu bisa dikunci setelah pekerja pulang. Ada juga yang jaga malam,” kata LM.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gesekan Kampas Rem, Bus Antarkota Terbakar Hebat di Tol Trans Sumatera

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat di Gorontalo, Rumah dan Belasan Kamar Kos Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Pom Mini di Bondowoso Meledak dan Terbakar, 3 Orang Luka-Luka

57 tahun lalu

Kebakaran 18 Ruko di Pasar Pagi Mempawah Diduga akibat Korsleting, Kerugian Capai Rp45 Miliar

57 tahun lalu

Kebakaran Tragis di Ngawi, Kakek 86 Tahun Tewas Terjebak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal