"Alasannya, pelayanan terhadap masyarakat tetap jalan, kan gak mungkin juga gara-gara seseorang, pelayanan terhadap masyarakat tidak dijalankan. Seperti reses itu kan pelayanan kepada masyarakat. Itu program-program kerja tetap jalan," ucapnya.
Selain karena adanya dua orang ASN Sekretariat DPRD Medan yang positif Covid-19, penghentian sementara kegiatan di DPRD Medan juga untuk mencegah adanya kerumunan di rumah wakil rakyat tersebut.
"Supaya juga jangan terjadi perkumpulan sementara lah yah," katanya.
Sementara itu berdasarkan informasi yang diperoleh, dari dua orang ASN di kesekretariatan DPRD Medan yang dinyatakan positif Covid-19, satu di antaranya dikabarkan meninggal dunia. Seorang lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.