PALEMBANG, iNews.id - Sumselkekurangan dokter spesialis sehingga memaksa warga harus pergi ke kota tetangga demi mendapatkan pengobatan dokter spesialis. Berdasarkan data BPS yang diungkapkan Dinas Kesehatan Sumsel, pada 2021 jumlah dokter spesialis di Sumsel baru 1.078 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan (Sumsel), Trisnawarman mengatakan, jumlah dokter spesialis di Sumsel belum ideal untuk melayani masyarakat yang ingin mendapatkan pengobatan. Kurangnya dokter spesialis menyebabkan satu dokter spesialis harus melayani 9.000-11.000 orang
Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan (Sumsel), Trisnawarman mengatakan, wilayah yang jauh dari perkotaan memaksa warganya harus pergi ke kota tetangga demi mendapatkan pengobatan dokter spesialis.
"Memang di Sumsel ada kekurangan juga seperti data yang dikeluarkan Kemenkes. Kekurangan itu terbanyak untuk dokter subspesialis, seperti dokter anestesi, paru, dan penyakit dalam," ujarnya, Senin (9/1/2023).
Diakui Trisna, jika penyebaran dokter spesialis di daerah memunculkan ketimpangan jumlah dokter. Seperti pada wilayah yang jauh seperti Musi Rawas Utara (Muratara) dan Musi Rawas (Mura), memaksa warganya harus pergi ke kota terdekat seperti Lubuk Linggau.