Sesepuh Masyarakat Papua: NKRI Wajib Melindungi Warganya di Mana Pun

Ahmad Islamy Jamil
Warga Papua menyalakan lilin saat aksi damai di Bundaran Tugu Perdamaian Timika Indah, Mimika, Papua, Senin (19/8/2019). (ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding)

"Mahasiswa mahasiswi Papua bertanya, 'Apakah orang Jawa, Makassar, Batak, dan etnis lainnya di Nusantara harus menjadi orang asli Papua dulu agar dapat bersolidaritas dan membela hak asasi orang Papua dalam keberagaman jati diri Bangsa Indonesia?' Pertanyaan ini menggelitik untuk dicermati oleh setiap anak Bangsa Indonesia yang peduli terhadap sesama saudaranya di negara maritim Indonesia, suatu negeri kepulauan terbesar di dunia," ujarnya.

"Papua adalah Indonesia dan Indonesia adalah Papua. Mengenal dan memahami anatomi masalah Papua berarti memperkenalkan kita pada Indonesia yang sebenarnya," ucap Freddy.

Menurut dia, Papua adalah Indonesia yang proses negosisasi kebangsaannya belum tuntas, apalagi divonis harga mati. Membicarakan masalah Papua berarti NKRI ikut memikirkan dan peduli terhadap sebagian rakyatnya yang perlu diselamatkan, dilindungi, disejahterakan, dan dihormati hak asasinya sesuai UUD 1945 dan Pancasila.

Dia mengingatkan, pada peristiwa Surabaya dan Malang, semua pihak harus menahan diri agar tidak timbul konflik yang mengarah pada penyakit laten Bangsa Indonesia, yaitu suku, agama, ras, dan antarolongan (SARA). Pihak keamanan harus memproses pelakunya secara profesional tanpa pilih kasih, sehingga mendapat kepercayaan dari para pihak yang bertikai. Termasuk kejadian-kejadian di Tanah Papua.

"Bapak Proklamator Bung Karno pada pidato HUT Proklamasi Indonesia 17 Agustus 1951 di Medan, Sumatera Utara, mengatakan bahwa 'Hukum itu berlaku buat segala zaman, buat segala tempat, buat segala warna kulit, buat segala agama dan ideologi. Hak-hak asasi manusia itu, satu konstitusi yang dapat kamu banggakan, satu konstitusi yang dapat kamu teladani'. Semoga," tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

14 DPC Resmi Dilantik, Perindo Manokwari Perkuat Mesin Politik di Tingkat Distrik

57 tahun lalu

Polda Sulut Bongkar Jaringan TPPO, Gagalkan Pengiriman Korban ke Kamboja dan Papua

57 tahun lalu

Daftar Nama 5 Tokoh OPM Intan Jaya Papua Tengah Kembali ke Pangkuan NKRI

57 tahun lalu

7 Faksi NII di Jabar Cabut Baiat Massal dan Deklarasi Setia NKRI

57 tahun lalu

Motif Terkuak, Istri Pegawai Pajak di Manokwari Dibunuh Kuli yang Terjerat Judol

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal