Sungai Musi membentang sepanjang 750 kilometer dari hulu di kawasan Kepahiyang Bengkulu, melintasi beberapa kabupaten, membela Kota Palembang dan bermuara di Selat Bangka.
Sungai Musi disebut Batanghari Sembilan karena sembilan sungai besar bermuara di Sungai Musi. Karena itu, hampir seluruh wilayah Sumsel dapat dijangkau sejak masa lalu melalui jalur sungai.
Di Palembang, Sungai Musi dan Jembatan Ampera di atasnya menjadi ikon Kota Pempek. Sungai Musi membelah Kota Palembang menjadi dua bagian, Palembang Ulu dan Palembang Ilir. Masyarakat sejak zaman dahulu menggantungkan hidup dengan Sungai Musi. Beraktivitas, transportasi dan membuat tempat tinggal yang disebut rumah rakit di atas Sungai Musi.
Sampai saat ini, masih banyak masyarakat menggantungkan hidupnya dengan Sungai Musi. Mereka hidup dan mencari nafkah dengan menjadi serang getek. Bagi mereka sejarah Sungai Musi terus melekat dan dipertahankan.