Petinggi Unsri Diperiksa sebagai Saksi Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi

Antara
Dekan FE Unsri Mohammad Adam penuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi di Polda Sumsel, Senin (20/12/2021). (Foto: Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Dua dekan di Universitas Sriwijaya (Unsri) diperiksa sebagai saksi kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi oleh oknum dosen. Kedua petinggi yakni Dekan Fakultas (FE) Ekonomi Mohammad Adam dan Dekan FKIP Hartono. 

Kedua dekan diperiksa Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel selama sekitar delapan jam, Senin (20/12/2021).

Diketahu dua dosen yang menjadi tersangka dan telah ditahan yakni A, oknum dosen dari FKIP dan R oknum dosen dari FE. Kedua oknum ini telah dinonaktifkan dari jabatannya masing - masing yakni kepala jurusan dan kepala program studi. 

Kepala Subdit IV Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Masnoni mengatakan penyidik memberikan masing-masing saksi lebih kurang sebanyak 30 pertanyaan yang berkaitan dengan sistem akademik seperti bagaimana mekanisme penunjukan dosen pembimbing dan penguji bagi mahasiswa.

"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk memberikan keterangan terkait sistem akademik, bagaimana pengusulan bimbingan skripsi, dan mekanisme bimbingan skripsi seperti apa," katanya, Senin (20/12/2021).

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswi yang Mengaku Dilecehkan Oknum Dosen Unsri Bertambah, Punya Bukti Pesan BBM

57 tahun lalu

Tersangka Pelecehan Seksual, 2 Dosen Unsri Terancam Dipecat Sebagai ASN

57 tahun lalu

Dosen Unsri Tersangka Pelecehan Seksual Ajukan Penangguhan Penahanan, Begini Jawaban Polda Sumsel

57 tahun lalu

Unsri Bentuk Satgas untuk Cegah Pelecehan Seksual, Ini Ketua dan Anggotanya

57 tahun lalu

Dosen Unsri Tersangka Pelecehan Seksual Bertambah, Terbaru Oknum dari Fakultas Ekonomi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal