Merasa Dizalimi, Perempuan Balon Kades Ini Protes ke Panitia Seleksi

Era Neizma Wedya
Sulaini, balon kades di Muratara mempertanyakan keputusan panitia Pilkades. (Foto: Era N)

"Tiga calon lain dinyatakan lolos, sementara saya tidak. Saya ingin mempertanyakan kenapa dan ada apa? karena hal ini sangat merugikan baginya dan saya minta keadilan," katanya.

Terkait masalah ijazah Sulaini mengaku secara sah telah mengikuti program paket yang dilaksanakan PKBM Bukit Sulap Ponpes Mafaza Lubuklinggau. 

"Dan itu sudah lama, saya lulus paket A 2008 dan paket B 2016 lalu. Yang sanya ingin tanyakan ada apa dan kenapa. Itu saja," katanya.

Sedangkan Ketua DPMD H. Alfirmansyah, mengatakan, pihaknya melalui tim verifikasi telah menjalankan sesuai dengan prosedur yang ada, karena tidak semua yang disampaikan bakal calon kades itu diakui kebenarannya, semua melalui tahapan yang ada.

“Termasuk terkait keabsahan ijazah itu kita sudah mempertanyakan dengan instansi terkait dan jawabannya ternyata tidak lugas dan tegas, hanya menyatakan bahwa Ia pernah sekolah dan pernah lulus," katanya.

“Kami tidak menyatakan bahwa ijazah itu tidak sah tapi meragukan, karena kami tidak memiliki bukti untuk menyakinkan kami,” katanya lagi.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tim Forensik RS Bhayangkara Sumsel Siap Autopsi Jenazah Santri Gontor yang Tewas Dianiaya

57 tahun lalu

7 Personel Polda Sumsel Dapat Penghargaan Menteri, Bongkar Kasus Benur Rp40 Miliar

57 tahun lalu

Jelang Demo Mahasiswa, Kawasan Gedung DPRD Sumsel Dipasang Kawat Berduri

57 tahun lalu

Getaran Gempa Magnitudo 5,1 di Kaur Dirasakan hingga OKU Sumsel

57 tahun lalu

KPK Usut Kasus Baru di Sumsel Diduga terkait BUMD Pemprov 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal