Krisis Anggaran di PALI, Giliran BPJS Tagih Tunggakan Rp36 Miliar

Bisrun Silvana
Kepala Cabang BPJS Prabumulih Yunita. (Foto: Bisrun)

PALI, iNews.id - Defisit anggaran di Kabupaten PALI semakin dalam. Setelah tunggakan tunjangan perangkat desa sejak tahun lalu dan tunjangan makan PNS dihapus, BPJS Kesehatan juga meminta tunggakan sebesar Rp36 miliar segera dibayar.

Hal ini terungkap dalam pertemuan yang digelar Komisi I DPRD PALI, Senin (22/2/2021). Rapat yang digelar tertutup membahas penyelesaian utang sejak Januari 2020 hingga sekarang itu, dihadiri Dinas Kesehatan PALI, BPPKAD, dan BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih.

Ditemui usai rapat, Kepala Cabang BPJS Prabumulih Yunita mengatakan bahwa pihaknya mendesak Pemkab PALI agar segera melunasi tunggakan premi sebesar Rp36 Miliar.

"Meski hingga hari ini layanan BPJS yang mengcover 90.000-an warga PALI masih bisa diakses, namun kami minta agar tunggakan itu segera dibayar," ujarnya  didampingi Kepala KLOK BPJS Kesehatan PALI, Sumini, di Kantor DPRD PALI, Senin (22/2/2021).

Meski hasil rapat belum memuaskan, Pemkab PALI berjanji segera mencari jalan agar bisa membayar kewajiban mereka yang tertunggak.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Krisis Anggaran di PALI, Uang Makan PNS Dihapus, Gaji Honorer-TKS Dipangkas

57 tahun lalu

Kemelut Anggaran di DPRD PALI, Sekwan Jadi DPO dan Bendahara Ditahan

57 tahun lalu

DPRD PALI Umumkan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati

57 tahun lalu

Ketua DPRD PALI Laporkan Dugaan Penggelapan Dana Perjalanan Dinas ke Kejari

57 tahun lalu

Diduga Korupsi Uang Perjalanan Dinas, Anggota DPRD PALI akan Seret Sekwan ke Ranah Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal