Kisah Hidup Mati Polwan Berusaha Selamat dari Taliban, Ditinggalkan Amerika Diabaikan Rusia

Susi Susanti
Gulafroz Ebtekar (34) polwan paling senior harus berusaha melarikan diri agar selamat dari Taliban. (Foto: Ist)

Dia menjelaskan tidak ada kemungkinan Taliban akan berubah. "Mereka tidak akan setuju jika seorang wanita bekerja, berpartisipasi dalam kehidupan publik, dan bebas,” katanya.

Sebelumnya Gulafroz menyatakan tidak membayangkan dirinya bisa masuk ke kepolisian di Afghanistan.

“Pada awalnya tidak terbayangkan, orang umumnya percaya hanya orang yang buta huruf dan paling tidak mampu yang akhirnya bertugas di jajaran polisi,” katanya kepada wartawan pada Maret lalu.

“Seiring berjalannya waktu, itu telah banyak berubah dan meningkat berkat upaya terfokus untuk mengatasi masalah ketidakhormatan, pelecehan seksual, dan diskriminasi terhadap perempuan di jajaran kepolisian,” ucapnya.

“Semakin banyak gadis berpendidikan bahkan dari keluarga kaya dan terhormat memasuki polisi dan memiliki gaji dan fasilitas yang sama,” ujarnya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertempuran Sengit Taliban dan Milisi di Provinsi Panjshir, 2 Pihak Saling Klaim Menang

57 tahun lalu

Infografis Taliban Gelar Parade Kendaraan Tempur Peninggalan AS

57 tahun lalu

Perusahaan di Sumsel Diajak Belanjakan CSR dengan Bedah Rumah Warga Miskin

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Sumsel Bertambah 82 Orang

57 tahun lalu

Berkas Lengkap, 2 Mantan Pejabat Pemprov Sumsel Segera Disidangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal