Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina, Ini Reaksi Tak Terduga Kedubes AS

Berlianto
Kedubes AS mengencam tindakan Israel menghancurkan rumah warga Palestina-Amerika di Yerusalem. (Foto: Ist)

Kantor berita resmi Palestina Wafa menyebut kritik AS itu belum pernah terjadi sebelumnya.

Kantor Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menanggapi kritik AS dengan mengatakan: "Perdana Menteri menghargai dan menghormati pemerintah Amerika. Pada saat yang sama, ia bertindak semata-mata sesuai dengan pertimbangan keamanan Negara Israel dan melindungi kehidupan warga negara Israel."

Israel telah memberlakukan kebijakan penghancuran rumah sebagai hukuman terhadap keluarga mereka yang dituduh melakukan aksi teror, bahkan ketika terdakwa telah dibunuh. Itu dilakukan sejak pendudukannya secara resmi dimulai pada tahun 1967.

Hakim David Mintz, salah satu dari tiga hakim yang mengawasi petisi keluarga Shalabi, menulis: "perlunya pencegahan bahkan ketika menyangkut tempat tinggal yang mencakup anak di bawah umur".

Hakim menolak klaim keluarga bahwa Shalabi menderita masalah kesehatan mental dan memutuskan bahwa dia melakukan serangan dengan motif nasionalis.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumsel Berpotensi Hadapi Hujan Lebat Disertai Angin

57 tahun lalu

Positif Covid-19 Bertambah 38.391 Sehari, Sumsel Sumbang 296 Kasus 

57 tahun lalu

Bidik Tersangka Baru Korupsi Masjid Sriwijaya, Kejati Sumsel Intensif Periksa Saksi

57 tahun lalu

Vaksin Covid Segera Kedaluwarsa, Israel Sepakati Pertukaran 700.000 Dosis dengan Korsel

57 tahun lalu

Tentara Israel Serang Penjara Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal