Namun kekhawatiran juga muncul dari benak banyak orang, bahwa Taliban saat ini hanyalah wajah baru dari “Nazi Modern” menurut pendapat seorang veteran perang Afghanistan asal Amerika Serikat (AS).
Setelah pengambilalihan Afghanistan, Taliban telah mengadakan konferensi pers resmi pertamanya di Kabul, menyatakan mereka menginginkan hubungan damai dengan negara-negara lain.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid berjanji pada Selasa (17/8) bahwa Taliban akan menghormati hak-hak perempuan, memaafkan mereka yang selama ini menentang mereka dan memastikan Afghanistan yang aman.
Semua janji itu dilontarkan Taliban sebagai bagian dari upaya meyakinkan kekuatan dunia dan penduduk yang ketakutan bahwa mereka telah berubah.
Kelompok itu sebelumnya menyatakan "amnesti" di seluruh Afghanistan dan mendorong perempuan untuk bergabung dengan pemerintahannya.