Begini Penampakan Para Pemimpin Taliban yang Kuasai Afghanistan setelah 20 Tahun Tersingkir

Syarifudin
Para pendiri dan pemimpin Taliban yang kembali berkuasa di Afghanistan. (Foto: Ist)

Taliban mencoba menenangkan ketegangan di ibu kota Kabul yang tegang. Sehari sebelumnya, terjadi kekacauan di bandara saat ribuan orang mengerumuni bandara internasional kota itu dalam upaya putus asa untuk melarikan diri.

“Kami telah mengusir orang asing dan saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh bangsa atas ini,” kata Mujahid.

Dia menambahkan, “Ini suatu kebanggaan, bukan hanya untuk segelintir orang. Ini adalah momen yang membanggakan bagi seluruh bangsa. Kebanggaan semacam ini jarang terjadi bila dapat dicapai. Seluruh bangsa, setelah seluruh sejarah bangsa dan oleh karena itu, atas dasar ini saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh bangsa dan saya ingin menyambut Anda.”

“Kebebasan dan pencarian kemerdekaan adalah hak yang sah dari setiap bangsa. Orang Afghanistan juga menggunakan hak mereka yang sah setelah 20 tahun berjuang untuk kebebasan dan untuk membebaskan negara dari pendudukan, ini adalah hak kami dan kami mencapai hak ini,” ungkap dia.

Dia menjelaskan, “Imarah Islam, setelah kebebasan bangsa ini tidak akan (menuntut) balas dendam (pada) siapa pun, kami tidak punya dendam terhadap siapa pun.”

“Kami tahu bahwa kami telah mengalami periode dan krisis yang sangat menantang, banyak kesalahan yang dibuat yang menguntungkan penjajah. Kami ingin memastikan bahwa Afghanistan bukan lagi medan konflik lagi,” ujar dia.

“Kami telah memaafkan siapa pun, semua orang yang telah berperang melawan kami. Kami tidak ingin mengulangi konflik lagi. Kami ingin menyingkirkan faktor-faktor konflik. Oleh karena itu, Imarah Islam tidak memiliki permusuhan atau permusuhan apa pun dengan siapa pun; permusuhan telah berakhir dan kami ingin hidup damai. Kami tidak menginginkan musuh internal dan musuh eksternal,” kata.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waspada Sumsel Berpotensi Hujan dan Angin Kencang, Ini Daftar Daerahnya

57 tahun lalu

AS Bekukan Aset Triliunan Rupiah Milik Bank Sentral Afghanistan

57 tahun lalu

AS Habiskan Rp32.640 Triliun untuk Perang di Afghanistan Selama 20 Tahun

57 tahun lalu

Hari Kemerdekaan, Kasus Covid-19 di Sumsel Bertambah 370 Orang 

57 tahun lalu

Peringati HUT Ke-76 RI, Berikut Harapan Sumsel di Tengah Pandemi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal