Anak Korban Pembunuhan Sadis di OKU Sering Menyendiri, Dinsos Kirim Psikolog

Antara
Tim psikolog dari Dinsos OKU memantau kondisi dua anak yatim piatu korban korban pembunuhan sadis. (Foto: Ist)

"Sangat wajar jika anak mengalami depresi karena kedua orang tuanya dibunuh secara sadis di depan mata mereka," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Peninjauan, AKP Indra Wilis menambahkan pascaperistiwa pembunuhan itu terjadi situasi di wilayah hukum setempat masih aman dan kondusif.

Dia menjelaskan, Clara dan Chika itu sendiri merupakan anak dari pasangan Endang dan Erni yang dibunuh bersama tiga korban lainnya oleh tersangka OT, warga setempat yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Tersangka OT sendiri ditangkap di hari setelah membunuh lima orang warga yang diketahui tinggal sekampung dengan pelaku di Kampung I, Desa Bunglai, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU pada Jumat (26/11/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.

"Pasangan suami istri ini dibunuh secara membabi buta setelah pelaku menghabisi nyawa tiga korban lainnya yaitu Sari (45), Ikrom (45) dan Hendri (33) warga setempat menggunakan senjata tajam jenis pisau," ujarnya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Termasuk Sumsel, Presiden Sebut 15 Provinsi dengan Cakupan Vaksinasi di Bawah 60 Persen

57 tahun lalu

Penderitaan Guru Honorer di Sumsel, Terus Bekerja Tanpa Insentif dari Pemda

57 tahun lalu

Kronologi Orang Gangguan Jiwa Tikam 5 Orang hingga Tewas di OKU Sumsel

57 tahun lalu

Ribuan Warga 2 Kecamatan di OKU Terima Kartu Keluarga Sejahtera

57 tahun lalu

Termasuk Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah, 22 Kepala Daerah Terima Indonesia Awards 2021

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal