Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alsintan Karya Siswa SMK di Sumsel Layak Diproduksi Massal
Advertisement . Scroll to see content

Penderitaan Guru Honorer di Sumsel, Terus Bekerja Tanpa Insentif dari Pemda

Jumat, 03 Desember 2021 - 11:30:00 WIB
Penderitaan Guru Honorer di Sumsel, Terus Bekerja Tanpa Insentif dari Pemda
Ketua PGRI Sumatera Selatan Zulinto meminta kepala daerah meanggarkan dana insentif guru honorer. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id -Guru honorer di delapan kabupaten dan kota di Sumatera Selatan (Sumsel) hanya bisa harap dan berdoa. Pasalnya, insentif yang dinantikan belum dianggarkan pemerintah daerah setempat. 

"Delapan daerah tersebut yakni Lubuk Lingg au, Ogan Ilir, Empat Lawang, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Komering Ilir (OKI) dan Pagaralam," ujar Ketua PGRI Sumsel, Ahmad Zulinto, Jumat (3/12/2021).

Zulinto meminta kepada kepala daerah agar memikirkan nasib para guru honorer yang selama ini insentifnya tak kunjung dianggarkan dan dicairkan.

"Kami mohon agar segera menganggarkan insentif mereka. Kita harusnya malu, karena upah mereka masih ada yang Rp300.000 per bulan," katanya.

Dijelaskan Zulinto, pemerintah kabupaten/kota yang belum menganggarkan dana insentif guru selama ini berdalih karena efek pandemi Covid-19 yang saat ini belum kunjung usai, sehingga banyak dana yang dialokasikan untuk penanganan pandemi.

"Yang sudah menganggarkan insentif guru honorer ini ada sembilan kabupaten/kota yakni Palembang, Musi Banyuasin, Prabumulih, Muara Enim, Banyuasin, Pali, Muratara, Lahat, Musi Rawas," katanya.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut