Seperti halnya dengan prasasti peninggalan dari Kerajaan Sriwijaya yang lainnya, prasasti Leiden juga ditulis dengan menggunakan bahasa Sansekerta pada lempengan tembaga dari prasasti tersebut.
Selain ditulis menggunakan bahasa Sansekerta dan bahasa Tamil dan menceritakan mengenai hubungan dinasti Chola dengan dinasti Syailendra dari Kerajaan Sriwijaya.
Prasasti Nalanda ditemukan di Nalanda, India dan tidak memiliki tanggal pasti dibuatnya. Prasasti ini dikeluarkan oleh Raja Dewapaladewa dari Benggala dan ditulis dalam bahasa Sansekerta.
Isi dari prasasti ini tentang permintaan dari Raja Balaputradewa dari Suwarnadwipa (Sriwijaya) kepada Raja Dewapaladewa untuk mendirikan vihara di Nalanda.
Disebutkan, bahwa Raja Balaputradewa merupakan cucu dari seorang raja di Jawa yang menjadi bagian dari keluarga Syailendra bernama Sri Wirawairi mathana dan anak dari Samaragrawira, yang lahir dari Dewi Tara, putri Raja Dharmasetu.