TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar

Puteranegara Batubara
Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono beri keterangan soal kasus peluru nyasar yang melukai dua warga sipil di kawasan Kampus UNP. (Foto: Tangkapan Layar)

PADANG, iNews.id - TNI Angkatan Darat (TNI AD) masih menginvestigasi terkait sumber proyektil yang diduga menyebabkan dua warga sipil terkena peluru nyasar di kawasan Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatra Barat (Sumbar). Proses penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan, investigasi dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. TNI AD juga melibatkan Polda Sumbar dalam proses tersebut.

Menurutnya, keterlibatan kepolisian bertujuan agar pembuktian berjalan secara menyeluruh dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

"Terkait sumber proyektil yang menyebabkan luka pada korban, kami perlu menegaskan bahwa hingga saat ini proses investigasi masih berlangsung," kata Donny saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2026).

Dia menjelaskan TNI AD mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menangani kasus tersebut. Karena itu, pihaknya belum ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta, data teknis, dan hasil pemeriksaan lapangan terkumpul secara lengkap.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Warga Sipil Terluka Kena Peluru Nyasar di Kampus UNP, TNI AD Turun Tangan

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Peluru Nyasar Marinir Pecah di DPRD Jatim, Minta Keadilan untuk Anak

57 tahun lalu

DPRD Jatim Akan Panggil Marinir terkait Dugaan Peluru Nyasar Lukai 2 Siswa SMP di Gresik

57 tahun lalu

Keluarga Korban Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Tembak Marinir Mengadu ke DPRD Jatim

57 tahun lalu

Penjelasan TNI AL soal Siswa SMP di Gresik Diduga Kena Peluru Nyasar, Tegaskan Tak Ada Intimidasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal