TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar

Puteranegara Batubara
Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono beri keterangan soal kasus peluru nyasar yang melukai dua warga sipil di kawasan Kampus UNP. (Foto: Tangkapan Layar)

Donny menegaskan TNI AD tidak akan menutup mata apabila nantinya ditemukan adanya kelalaian dalam pelaksanaan kegiatan maupun keterlibatan personel.

"Apabila hasil investigasi nantinya menunjukkan adanya kelalaian dalam penyelenggaraan kegiatan atau kelalaian personel TNI AD, maka institusi akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai ketentuan hukum, prosedur militer dan prinsip pertanggungjawaban yang berlaku," katanya.

Meski penyelidikan masih berjalan, Kodam 20/Tuanku Imam Bonjol telah bergerak cepat memberikan perhatian terhadap penanganan korban. Langkah itu dilakukan agar kedua korban memperoleh layanan medis secara optimal.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, tindakan medis telah dilakukan secara cepat dan kondisi kedua korban saat ini berada dalam keadaan stabil pascapenanganan dan operasi yang dilaksanakan oleh tim medis," ucapnya.

Selain fokus pada penanganan korban, TNI AD juga mengevaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan latihan. Evaluasi mencakup kondisi sarana lapangan tembak, sistem pengamanan area hingga mekanisme mitigasi risiko.

Langkah tersebut dilakukan di tengah informasi insiden peluru nyasar di UNP terjadi bertepatan dengan kegiatan latihan Batalion Infanteri (Yonif) TP 897/Singgalang. Sebagai langkah kehati-hatian selama proses investigasi berlangsung, penggunaan fasilitas lapangan tembak yang berkaitan dengan lokasi kejadian untuk sementara dihentikan.

"Sebagai bentuk kehati-hatian, penggunaan fasilitas lapangan tembak yang terkait dengan lokasi investigasi telah dihentikan sementara sampai seluruh proses pemeriksaan dan evaluasi selesai dilakukan," ujar Brigjen Donny.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Warga Sipil Terluka Kena Peluru Nyasar di Kampus UNP, TNI AD Turun Tangan

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Peluru Nyasar Marinir Pecah di DPRD Jatim, Minta Keadilan untuk Anak

57 tahun lalu

DPRD Jatim Akan Panggil Marinir terkait Dugaan Peluru Nyasar Lukai 2 Siswa SMP di Gresik

57 tahun lalu

Keluarga Korban Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Tembak Marinir Mengadu ke DPRD Jatim

57 tahun lalu

Penjelasan TNI AL soal Siswa SMP di Gresik Diduga Kena Peluru Nyasar, Tegaskan Tak Ada Intimidasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal